Drama Besar Terjadi di Laga Newcastle vs Man City
Drama Besar Terjadi di Laga Newcastle vs Man City. Pertandingan leg pertama semifinal Carabao Cup antara Newcastle United dan Manchester City di St. James’ Park pada 13 Januari 2026 berubah menjadi salah satu laga paling panas dan penuh kontroversi musim ini setelah berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk tim tamu; drama dimulai sejak babak pertama ketika sebuah gol Newcastle dianulir lewat VAR yang memakan waktu hampir empat menit, dilanjutkan dengan dua kartu merah, protes keras dari kedua kubu, dan gol penentu City di injury time yang membuat suporter tuan rumah meledak amarah, pertandingan ini tidak hanya mempertaruhkan tiket final tapi juga menjadi ajang bentrok emosi antara dua tim yang saling kenal baik, di mana City berhasil membawa pulang keunggulan tipis meski harus bermain dengan sepuluh pemain selama hampir 30 menit. INFO GAME
Kontroversi VAR dan Gol yang Dianulir: Drama Besar Terjadi di Laga Newcastle vs Man City
Semua drama bermula di menit 28 ketika Newcastle seolah sudah unggul 1-0 setelah sundulan tajam dari striker mereka menyambut umpan silang; wasit langsung menunjuk titik tengah, tapi setelah pengecekan VAR yang sangat lama, gol itu dibatalkan karena offside tipis dari pemain yang memberikan assist, keputusan ini memicu protes keras dari seluruh pemain Newcastle yang mengerumuni wasit, suporter melempar botol ke arah lapangan, dan pelatih tuan rumah harus ditenangkan staf keempat, situasi semakin memanas karena dalam 15 menit berikutnya City berhasil unggul 1-0 melalui tendangan bebas yang kontroversial, di mana pemain Newcastle merasa ada pelanggaran sebelum bola ditendang, kontroversi ini membuat babak pertama berakhir dengan ketegangan tinggi dan ruang ganti kedua tim dipenuhi emosi yang memuncak.
Kartu Merah dan Ketegangan di Lapangan: Drama Besar Terjadi di Laga Newcastle vs Man City
Babak kedua langsung membara ketika Newcastle menyamakan kedudukan di menit 52 melalui gol cepat dari serangan balik; euforia tuan rumah tidak bertahan lama karena hanya tujuh menit kemudian, gelandang utama Newcastle mendapat kartu merah langsung akibat tekel keras yang dianggap berbahaya oleh wasit, keputusan itu memicu reaksi keras dari bangku cadangan dan suporter, tak lama berselang di menit 68, pemain City juga diusir setelah pelanggaran balasan yang dianggap sebagai pembalasan dendam, sehingga kedua tim bermain dengan sepuluh orang dan suasana semakin kacau, tekel keras, adu mulut, hingga beberapa kali wasit harus menghentikan permainan untuk menenangkan situasi, laga ini menjadi contoh nyata bagaimana tekanan tinggi di semifinal bisa membuat pemain kehilangan kendali dan mengubah pertandingan sepak bola menjadi ajang konflik.
Gol Injury Time yang Memutus Harapan
Drama mencapai puncaknya di menit 90+7 ketika City mencetak gol kemenangan melalui serangan balik cepat setelah Newcastle terlalu terbuka mencari gol kemenangan; pemain pengganti City yang baru masuk menyelesaikan peluang dengan dingin dari jarak dekat, membuat skor menjadi 2-1 dan stadion langsung hening sejenak sebelum meledak dengan sorak protes serta cercaan, gol ini tidak hanya mengubur harapan Newcastle untuk membawa hasil imbang ke leg kedua tapi juga menjadi pemicu akhir kemarahan suporter yang terus melempar benda ke lapangan hingga pengaman harus turun tangan, setelah peluit panjang, wasit dan pemain City harus dikeluarkan lapangan dengan pengawalan ketat karena situasi yang hampir tak terkendali, pertandingan ini meninggalkan banyak pertanyaan soal pengendalian emosi dan keputusan wasit di laga besar.
Kesimpulan
Drama besar yang terjadi di laga Newcastle versus Manchester City ini menjadi pengingat bahwa sepak bola level tinggi sering kali tidak hanya soal skill dan taktik, tapi juga tentang bagaimana mengelola tekanan, emosi, dan kontroversi di lapangan; meskipun City berhasil membawa pulang kemenangan 2-1 dengan keunggulan satu gol tandang, laga ini lebih dikenang karena kontroversi VAR, dua kartu merah, dan gol injury time yang memicu kemarahan besar, kedua tim kini harus mempersiapkan leg kedua dengan situasi yang jauh lebih tegang, sementara liga dan federasi kemungkinan akan menyelidiki insiden-insiden tersebut untuk mencegah hal serupa terulang, satu hal pasti, pertandingan ini sudah masuk daftar laga paling panas di musim ini dan akan lama dikenang oleh semua yang menyaksikannya.