Siapakah yang Akan Gantikan Ruben Amorim di Man United
Siapakah yang Akan Gantikan Ruben Amorim di Man United. Manchester United resmi memecat Ruben Amorim pada 5 Januari 2026 setelah 14 bulan menjabat sebagai pelatih kepala. Keputusan ini datang pasca hasil imbang 1-1 melawan Leeds, di mana Amorim secara terbuka mengkritik hierarki klub. Saat ini, Darren Fletcher ditunjuk sebagai pelatih interim, dengan rencana mencari pengganti permanen mungkin di musim panas. Bursa kandidat langsung ramai, dengan beberapa nama kuat muncul sebagai favorit untuk mengisi kursi panas di Old Trafford. INFO SAHAM
Kandidat Utama yang Sedang Beredar: Siapakah yang Akan Gantikan Ruben Amorim di Man United
Beberapa nama langsung menjadi sorotan utama. Oliver Glasner dari Crystal Palace sering disebut sebagai kandidat terdepan, berkat kesuksesannya membawa tim tersebut meraih trofi dan menunjukkan fleksibilitas taktis yang lebih baik dibanding Amorim. Enzo Maresca, yang baru saja berpisah dengan klub sebelumnya, juga masuk radar kuat karena hubungan masa lalu dengan figur kunci di manajemen United dan ketersediaannya saat ini. Andoni Iraola dari Bournemouth mendapat pujian atas performa timnya, sementara Xavi Hernandez dianggap opsi realistis dengan pengalaman juara di level tinggi.
Opsi Lain dan Pertimbangan Hierarki: Siapakah yang Akan Gantikan Ruben Amorim di Man United
Selain nama-nama di atas, ada kandidat lain yang muncul seperti Kieran McKenna dari Ipswich, yang pernah diwawancarai sebelumnya dan cocok dengan struktur modern klub. Julian Nagelsmann bisa jadi pilihan jangka panjang pasca Piala Dunia 2026, sementara Roberto De Zerbi juga pernah dilirik karena gaya menyerangnya. Klub cenderung mencari pelatih yang mau bekerja dalam struktur “head coach” di bawah direktur sepak bola, menghindari konflik seperti yang dialami Amorim. Gareth Southgate atau figur berpengalaman lain seperti Mauricio Pochettino juga sempat disebut, meski kemungkinannya lebih kecil.
Tantangan bagi Pengganti Baru
Siapapun yang terpilih akan menghadapi tekanan besar untuk membawa stabilitas dan progres di Premier League, di mana tim saat ini berada di posisi keenam. Hierarki ingin pelatih fleksibel taktis, mampu maksimalkan skuad existing, dan tidak menuntut kontrol penuh atas transfer. Pengangkatan interim seperti Fletcher memberi waktu untuk evaluasi mendalam, mungkin hingga akhir musim, agar keputusan tidak tergesa seperti sebelumnya.
Kesimpulan
Pencarian pengganti Ruben Amorim masih terbuka lebar, dengan Oliver Glasner dan Enzo Maresca sebagai nama terpanas saat ini. Klub tampaknya lebih condong ke penunjukan permanen di musim panas untuk persiapan matang. Apa pun hasilnya, ini jadi momen krusial bagi Manchester United untuk memutus pola transisi berulang dan kembali kompetitif. Suporter menantikan figur yang bisa membawa identitas jelas tanpa drama internal, di tengah persaingan ketat liga.