Tanggapan Enzo Maresca Atas Desakan Untuk Mainkan Estevao
Tanggapan Enzo Maresca Atas Desakan Untuk Mainkan Estevao. Nama Estevao Willian sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan fans Chelsea setelah debut kompetitifnya yang mencuri perhatian melawan Crystal Palace pada pekan pembuka Premier League 2025/2026. Wonderkid Brasil berusia 18 tahun ini langsung memikat hati suporter dengan aksi lincahnya di sisi kanan, memicu desakan agar ia dijadikan starter saat Chelsea menghadapi West Ham United pada 23 Agustus 2025. Namun, pelatih Enzo Maresca tampaknya punya pendekatan berbeda. Dengan sikap hati-hati, Maresca menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-buru memainkan Estevao sebagai starter. Apa alasan di balik keputusan ini, dan bagaimana tanggapan sang pemain muda? Berikut ulasan lengkapnya. BERITA LAINNYA
Siapa dan Sehebat Apa Pelatih Enzo Maresca
Enzo Maresca, lahir pada 10 Februari 1980 di Italia, adalah pelatih yang kini menukangi Chelsea setelah sukses membawa Leicester City promosi ke Premier League sebagai juara Championship pada musim 2023/2024. Sebagai pemain, Maresca pernah bermain untuk klub-klub besar seperti Juventus, Sevilla, dan Fiorentina, memenangkan gelar Serie A 2002 bersama Juventus dan lima trofi bersama Sevilla, termasuk dua Piala UEFA. Karier kepelatihannya dimulai sebagai asisten di Ascoli, sebelum menangani tim muda Manchester City dan Parma.
Kesuksesan terbesarnya sebagai pelatih adalah membawa Leicester kembali ke kasta tertinggi Inggris, meraih penghargaan EFL Manager of the Month sebanyak empat kali pada 2023/2024. Sejak bergabung dengan Chelsea pada Juli 2024 dengan kontrak lima tahun, Maresca telah menunjukkan pendekatan taktis yang mengutamakan penguasaan bola dan pertahanan kokoh. Ia memimpin Chelsea menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025, mengalahkan PSG 4-1 di final dengan kontribusi besar dari Cole Palmer. Reputasinya sebagai pelatih yang cerdas dan berhati-hati dalam mengembangkan pemain muda membuatnya dihormati, meski pendekatannya kadang menuai kritik karena dianggap terlalu konservatif.
Kenapa Dia Tidak Memainkan Estevao
Meski Estevao tampil impresif sebagai pemain pengganti melawan Crystal Palace, masuk di menit ke-54 dan nyaris menciptakan gol, Maresca memilih untuk tidak langsung menjadikannya starter melawan West Ham. Dalam konferensi pers jelang laga di London Stadium, Maresca menegaskan bahwa Estevao, yang baru berusia 18 tahun, masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan intensitas Premier League. Ia menyoroti perbedaan ritme permainan antara Liga Brasil dan Inggris, serta pentingnya melindungi pemain muda dari tekanan berlebih. “Dia tampil bagus, bahkan di latihan, tapi dia masih sangat muda. Kami harus berhati-hati,” ujar Maresca.
Maresca juga menyebutkan bahwa Estevao perlu menjalani proses perkembangan bertahap agar bisa berkembang optimal. Ia khawatir tekanan sebagai starter di laga sebesar derby London bisa memengaruhi kepercayaan diri sang pemain. Selain itu, Chelsea memiliki opsi penyerang yang kuat seperti Pedro Neto, Jamie Gittens, dan Cole Palmer, yang membuat Maresca lebih memilih menjaga keseimbangan skuad. Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan Estevao menjadi starter, dengan catatan keputusan akhir akan diambil setelah sesi latihan terakhir. Pendekatan ini mencerminkan filosofi Maresca yang mengutamakan perkembangan jangka panjang daripada kepuasan instan.
Bagaimana Tanggapan Estevao Sendiri Atas Hal Ini
Estevao Willian, yang dikenal dengan kepribadian ceria dan semangat pantang menyerah, menunjukkan sikap positif terhadap keputusan Maresca. Dalam wawancara singkat setelah laga melawan Crystal Palace, ia menyatakan rasa syukurnya atas kesempatan debut dan kepercayaan pelatih. “Saya senang bisa bermain untuk Chelsea. Saya tahu Premier League sangat berbeda, tapi saya siap belajar dan bekerja keras,” ujarnya dengan senyum khas. Estevao juga mengaku terinspirasi oleh Cole Palmer, yang ia anggap sebagai panutan dalam hal posisi dan gaya bermain.
Meski fans mendesaknya untuk jadi starter, Estevao tampak menghormati pendekatan Maresca. Ia menegaskan fokusnya adalah menikmati setiap menit bermain dan berkontribusi untuk tim, baik sebagai starter maupun pengganti. Performa gemilangnya di Piala Dunia Antarklub 2025, di mana ia mencetak gol melawan Chelsea saat masih membela Palmeiras, menunjukkan bahwa ia punya mentalitas kuat untuk menghadapi tekanan. Sikap rendah hati dan semangatnya yang selalu ceria membuatnya disukai rekan setim dan suporter, yang melihatnya sebagai bintang masa depan Chelsea.
Kesimpulan: Tanggapan Enzo Maresca Atas Desakan Untuk Mainkan Estevao
Tanggapan Enzo Maresca atas desakan untuk memainkan Estevao Willian mencerminkan pendekatan seorang pelatih berpengalaman yang mengutamakan perkembangan jangka panjang. Dengan rekam jejaknya yang mentereng, Maresca tahu betul bagaimana membimbing talenta muda seperti Estevao tanpa membebani mereka dengan ekspektasi berlebih. Meski fans ingin melihat wonderkid Brasil ini jadi starter, keputusan Maresca untuk memberinya waktu adaptasi adalah langkah bijak, terutama mengingat intensitas Premier League. Sikap positif Estevao sendiri menunjukkan bahwa ia siap menjalani proses ini dengan penuh semangat. Dengan talenta dan dukungan pelatih, Estevao berpotensi menjadi pilar penting Chelsea di masa depan, dan keputusan Maresca saat ini bisa jadi fondasi untuk kesuksesan jangka panjang The Blues.