akankah-ruben-amorim-resign-dari-mu-dalam-jarak-waktu-dekat

Akankah Ruben Amorim Resign dari MU Dalam Jarak Waktu Dekat

Akankah Ruben Amorim Resign dari MU Dalam Jarak Waktu Dekat. Ruben Amorim, pelatih Manchester United, berada di bawah sorotan tajam menyusul performa buruk tim di musim 2024/25, yang ditutup dengan posisi ke-15 di Premier League dan kekalahan memalukan dari Grimsby Town di Carabao Cup. Dengan hanya satu poin dari dua laga awal musim 2025/26, termasuk kekalahan 3-0 dari Arsenal, tekanan terhadap pelatih asal Portugal ini semakin meningkat. Di tengah seruan #RubenAmorimOut dari fans, muncul spekulasi apakah ia akan mengundurkan diri dalam waktu dekat. Artikel ini akan mengulas siapa Ruben Amorim, apakah taktiknya memicu kritik, dan kemungkinan resign dari United, dengan bahasa yang santai namun tetap formal. BERITA BOLA

Siapakah Ruben Amorim
Ruben Amorim adalah pelatih berusia 40 tahun asal Lisboa, Portugal, yang resmi menangani Manchester United sejak November 2024, menggantikan Erik ten Hag. Sebelumnya, ia meraih sukses besar bersama Sporting CP, memenangkan tiga gelar Liga Portugal dan dua Taça da Liga dalam empat musim, mengakhiri puasa gelar Sporting selama 19 tahun. Dikenal dengan formasi 3-4-2-1 yang fleksibel, Amorim mengedepankan pressing tinggi, transisi cepat, dan pengembangan pemain muda. Sebagai pemain, ia adalah gelandang bertahan yang meraih 11 gelar bersama Benfica sebelum pensiun pada 2017. United merekrutnya dengan kontrak hingga 2027, berharap ia bisa mengembalikan kejayaan klub. Namun, dengan hanya enam kemenangan dari 25 laga Premier League musim lalu, Amorim kini menghadapi tantangan besar untuk membuktikan diri di Old Trafford.

Apakah Taktik Gagalnya Tersebut Membuat Banyak Orang Menghujat Dia
Taktik Amorim, yang mengandalkan formasi 3-4-2-1, memang menjadi bahan kritik tajam. Sistem ini, yang sukses di Sporting CP, dianggap tidak cocok dengan skuad United saat ini. Pemain seperti Marcus Rashford, Alejandro Garnacho, dan Kobbie Mainoo kesulitan beradaptasi, dengan Rashford dan Garnacho bahkan dipinggirkan sebelum akhirnya dijual atau dipinjamkan. Kekalahan 1-3 dari Brighton pada 2024, di mana Amorim dilaporkan memecahkan TV di ruang ganti, menjadi simbol frustrasinya. Fans dan pengamat menyoroti kurangnya intensitas fisik skuad, produktivitas rendah—hanya 44 gol di Premier League musim lalu—dan rekor tujuh kekalahan kandang dari 13 laga, terburuk sejak 1893/94. Hashtag #RubenAmorimOut ramai di media sosial, dengan fans mengecam keputusannya menempatkan pemain seperti Benjamin Sesko sebagai penendang penalti atau Joshua Zirkzee yang sering blunder. Namun, beberapa pendukung membelanya, menyebut Amorim mewarisi skuad bermasalah dan membutuhkan waktu untuk menerapkan visinya, terutama setelah mendatangkan pemain seperti Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo.

Apakah Dalam Jarak Waktu Dekat Ini Dia Bisa Resign dari Manchester United
Kemungkinan Ruben Amorim mengundurkan diri dari Manchester United dalam waktu dekat tampaknya kecil, meski tekanan terus meningkat. Pada Januari 2025, ia dikabarkan hampir mundur setelah kekalahan dari Brighton, merasa tidak cocok dengan atmosfer klub. Namun, dukungan dari staf dan manajemen, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox, membuatnya bertahan. Setelah kekalahan di final Liga Europa dari Tottenham pada Mei 2025, Amorim sempat menawarkan resign tanpa kompensasi, tetapi manajemen United, di bawah Sir Jim Ratcliffe, menegaskan komitmen untuk mempertahankannya hingga akhir musim. Laporan terbaru menunjukkan bahwa Amorim akan bertemu direksi United pekan depan untuk mengevaluasi situasi, terutama setelah kekalahan dari Grimsby Town. Meski demikian, dengan kontrak hingga 2027 dan dukungan untuk bursa transfer musim panas, Amorim kemungkinan akan diberi waktu hingga jeda internasional pada September 2025 untuk memperbaiki performa. Jika hasil tetap buruk, terutama melawan Burnley dan Manchester City, spekulasi pemecatan bisa menggantikan isu resign, dengan nama seperti Massimiliano Allegri disebut-sebut sebagai pengganti.

Kesimpulan: Akankah Ruben Amorim Resign dari MU Dalam Jarak Waktu Dekat
Ruben Amorim, dengan rekam jejak sukses di Sporting CP, menghadapi ujian berat di Manchester United setelah musim 2024/25 yang buruk dan start lambat di 2025/26. Taktik 3-4-2-1 yang gagal diadaptasi skuad memicu kritik pedas dari fans, dengan seruan #RubenAmorimOut mencerminkan kekecewaan atas hasil dan keputusan taktikalnya. Meski pernah mempertimbangkan resign pada Januari 2025, dukungan manajemen dan komitmen untuk proyek jangka panjang membuatnya kemungkinan bertahan dalam waktu dekat, setidaknya hingga jeda internasional September 2025. Dengan tekanan yang terus meningkat, Amorim harus segera menunjukkan perubahan, terutama di laga-laga krusial mendatang, untuk menjaga posisinya di Old Trafford. Bagi United, masa depan Amorim akan menentukan arah klub di bawah era Sir Jim Ratcliffe, apakah menjadi titik balik atau hanya babak sementara dalam krisis panjang.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…